Tangga Intelektual

0

Dear Diary,

Dimalam ini, saya teringat acapkali saya mengunjungi taman Indi, saya melihat langit pengetahuan menjadi batas yang menyelimuti dimensi pengetahuan  yang lebih kecil, dalam bahasa dimensi ini kongruen disebut “kecil” karena sesuatu yang lebih besar dapat menaungi yang kecil, meskipun analogi ini kurang tepat, namun sudah cukup memuaskan dan cukup bisa diterima, pada dimensi ini saja.

Pada dimensi ini, intelektual dibagi menjadi 3 (diambil dari https://id.wikipedia.org/wiki/August_Comte)

  1. Tahap teologis. Tingkat pemikiran manusia bahwa semua benda di dunia mempunyai jiwa dan itu disebabkan oleh suatu kekuatan yang berada di atas manusia.
  2. Tahap metafisis. Tahap manusia menganggap bahwa di dalam setiap gejala terdapat kekuatan-kekuatan atau inti tertentu yang pada akhirnya akan dapat diungkapkan. Oleh karena adanya kepercayaan bahwa setiap cita-cita terkait pada suatu realitas tertentu dan tidak ada usaha untuk menemukan hukum-hukum alam yang seragam.
  3. Tahap positif. Tahap di mana manusia mulai berpikir secara ilmiah.

Saya menyayangkan kondisi dunia ini yang sepertinya hanya berputar pada volume yang tidak berkembang menjadi lebih besar karena difusi dari mutasi & revolusi yang sudah terjadi tidak pernah abadi. Ada beberapa pihak yang memang berusaha untuk mengabadikannya, namun kalah banyak dengan pihak yang takut berkembangnya sesuatu yang bersifat misteri.

Para penguasa Intelektual kosmik merasakan sebuah nilai lebih dari dimensi ini, namun karena perkembangannya hanya berdenyut tak berkembang membuat mungkinnya dimensi ini dilupakan, atau mungkin sudah?

Seharusnya saya tidak usah menaruh perhatian untuk menjadi bagian anggota yang menyelamatkan dimensi ini, ketidakpedulian adalah kebebasan. Namun haruskah dimensi ini diberi kesempatan ke-2 ?

Leave a Reply