Author › eldi

Posts by eldi

Kebenaran Sejati?

Keturunan berdarah biru percaya bahwa karakter diturunkan melalui keturunan secara biologis/anak, sedangkan keturunan rakyat biasa tidak percaya. Keduanya selalu mencari pembenaran dan akan selalu ada dua fakta yang menjadikan tidak pernah adanya kebenaran sejati. Hingga kini kebenaran semu itu hanyalah kebahagiaan bagi mereka yang menganggap akan mendapatkan keuntungan dari sebuah premis. Kebahagiaan?, menurutku hanyalah salah

Maha Kuasa

“Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah” Tahukah bahwa kata ke-dua dari kalimat pengakuan diatas itu adalah sebuah filsafat tertinggi penciptaan manusia? Dimana alasannya adalah: “Tidak akan kuciptakan Jin & Manusia, selain untuk memenyembah-ku” (QS. adz-Dzariyat: 56)   Duluuuuuuuuuuuuuuu banget, tidak pernah ada Dzat apapun, dunia ini ga ada, langit engga ada, bumi ga ada,

Misery of Kun Faya Kun

“KUN FAYAKUN” (فَيَكُونُ كُنْ) Begitulah bunyinya, dimana artinya: “apa yang Tuhan ingin terjadi maka terjadilah” Statement atau pengakuan ini sepertinya cacat tanpa ada interferensi manusia. Maksud saya, kalau memang statement itu benar lalu bagaimana pembuktiannya? Saya yakin ada insan yang memegang kuasa Tuhan untuk kun faya kun di bumi ini, karena tidak mungkin statement tersebut

Rambo Software Company

Hari ini gue dapet email dari salah satu calon user yang mau beli license Software yang gue bikin 3 tahun yang lalu, gile tu web masih ada pelanggannya aja, hehehe. Ternyata selama ini gue ninggalin bugs di aplikasi final yang gw compile dan Payment processor yang gue pake ternyata engga bilang-bilang nutup control panel form

Sebal dengan suara Adzan

Bukannya saya tidak menghormati panggilan sembahyang ini, saya hanya mengutarakan jujur perasaan saya yang merasa risih kalau suara adzan dikumandangkan, tapi saya punya alasan yang mungkin bisa dipahami. Meskipun begitu saya tetap respek dengan suara adzan, sebal bukan berarti tidak respek. Analoginya seperti dulu, ketika saya masih kecil saya suka disuruh untuk makan, disuruh mandi,

Moksi yang Hilang

2010, sudah 25 hari beranjak semenjak hari tahun baru dan pada hari ini saya menyadari diri saya yang kehilangan arah. Perasaan mengerjakakan sesuatu yang hampa, makan hampa, hampir semua kegiatan saya lakukan demi Allah saja, tanpa mempedulikan apakah saya senang atau tidak meski terkadang saya menjadi lelah dan meninggalkan semuanya. Saya bercita-cita untuk menjadi seorang

Kepercayaan menjadi Keyakinan

Saya seringkali melihat orang disekitar saya memahami Agama hanya sebagai ritual, trend, atau bawa’an sejak lahir yang di titah-kan kepada dirinya tanpa adanya keinginan sendiri untuk mengeksplorasi kebenarannya dan beberapa orang berpendapat “semua Agama sama, mengajarkan kebaikan”. Banyak juga yang menganggap Agama hanya bullshit, sebab tidak bisa dibuktikan secara Ilmiah, misalnya kehidupan setelah mati, mau

Dua Fundamental Persepsi

Hari ini saya akan menuliskan dua analogi fundamental mengenai “Persepsi” : Bagaimana lampunya bisa menyala kalau listriknya kurang ? Para ahli berpendapat bahwa bagian otak manusia modern yang bekerja hanya 5-6% dari kapasitas keseluruhan, yang artinya sisa dari 100-6 = 94% diatur oleh alam bawah sadar, tapi apakah ini fakta ?, atau hanya kira-kira saja?

Lari dari Cobaan

Kemarin sore, tepat jam 14:30 saya turun dari kantor GSJ untuk pulang ke kantor SS1, jadwal mobil shuttle di Chevron saya lihat terpajang di dinding ruangan kerja ada 2 mobil available, dan saya segera meluncur karena takut ketinggalan. Saya sempat mampir ke tandas sebelum akhirnya sampai di lobby. Kemudian saya tanyakan ke security lobby apakah

Kebenaran dari Kesalahan

Seringkali saya merasa hidup benar beralasan kesalahan, maksudnya saya sering kali salah menindaklanjuti pekerjaan yang sedang dilakukan, tapi entah kenapa malah jadi betul, sehingga orang kadang berpikir kalau saya cukup pintar menyikapi suatu masalah, padahal apa yang saya lakukan sebelumnya merupakan kesalahan beruntung saja. Hal ini bukan hanya berpengaruh pada pandangan orang lain, tetapi juga